Latest News

Senin, 31 Desember 2018

Kuburan di Taman Pusat Budaya Tanjung Agung Akan Dilukisi dengan Gambar dan Kalimat Kebaikan

Bengkulu, InfoPublik – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu terus berupaya menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat Bengkulu, salah satunya dengan membangun Ruang Terbuka Hijau (RTH). Hal ini disampaikan Walikota Bengkulu Helmi Hasan saat mengunjungi RTH Taman Pusat Budaya Tanjung Agung, Senin (31/12/2018).


“Ruang terbuka hijau ini macam-macam bentuknya, sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat. Ada yang berbentuk sarana olahraga, di salah satu tempat juga ada tempat anak muda untuk mengekspresikan soal bakat dan minat, inilah tempatnya,” sampai Helmi Hasan di Taman Pusat Budaya Tanjung Agung.
Dirinya berharap RTH dan berbagai fasilitas yang ada dapat dimaksimalkan pemanfaatannya. “Semoga RTH ini dapat dimanfaatkan, terkhusus bagi anak-anak muda agar dijauhi dari aktifitas negatif seperti ngelem, ataupun narkoba. Karena berbagai macam sarana sudah disediakan pemerintah,” ujarnya.

Ke depannya, sambung Helmi, dana kelurahan juga akan dimanfaati untuk mendukung dan memperindah taman ini. “Misalnya di sekitar ini ada sungai yang kecil tapi berantakan, ini bisa ditata dan dihadirkan perahu kecil dengan lampu dan lilinnya, sehingga orang yang mau makan malam bisa selfie.
“Di samping ini ada kuburan, nantinya juga bisa ditutupi dengan pagar yang dilukisi dengan gambar atau lukisan-lukisan yang indah, kalimat – kalimat kebaikan, kata-kata motivasi, sehingga lebih menarik peminat orang yang berkunjung,” terangnya.

Dirinya juga mengatakan, targetnya diseluruh kelurahan akan ada RTH, ada tempat olahraga, dan tempat wisata, serta tempat menghidupkan UMKM seperti foodcort yang disesuaikan dengan identitas masing-masing kelurahan.
“Apa tema atau identitas yang ada di kelurahan dan kecamatan itu maka pemerintah akan dukung. Harapannya, masyarakat kita bahagia dan orang yang berkunjung juga banyak,” tutupnya. 
Sumber (rilis/Media Center Kominfo Kota Bengkulu)

Walikota Helmi Hasan , Carikan Solusi Berobat Untuk Cherika, Bayi Kelainan Jantung Untuk ke Rumah Sakit Harapan Kita

Blogger Bengkulu – Walikota Bengkulu Helmi Hasan kembali membantu warganya untuk mendapatkan layanan kesehatan hingga ke Rumah Sakit di Jakarta. Kali ini Cherika, bayi berusia 2 bulan ini mengidap Ventricular Septal Defect (VSD) atau kelainan jantung bawaan.


Cherika yang tinggal bersama orangtuanya di Belakang Lapas Malabero senin (31/12) siang dijenguk Walikota Helmi Hasan dan Tim Jemput Sakit Pulang Sehat (JSPS). Dalam kunjungan itu, Helmi Hasan memberikan bantuan dalam bentuk uang dan Cherika akan diberangkatkan ke Rumah Sakit Harapan Kita.
“Insyallah besok akan kita bawa ke Jakarta jam 10 menggunakan pesawat Lion Air,” ujar Helmi Hasan.
Dalam kunjungan ini, Helmi Hasan mengajak seluruh masyarakat Bengkulu untuk turut mendoakan kesembuhan Cherika. “Ketika salah satu dari kita sakit, kita juga turut merasakan. Karena kita adalah keluarga. Mari kita semua doakan agar Cherika lekas sembuh,” ujarnya.

Ia juga mengajak partisipasi Camat, Lurah, RW dan RT untuk terus peduli kepada warganya, termasuk jika ada warga yang ingin membantu. “Silakan hubungi pihak rt, rw, kelurahan. Karena kebaikan tidak boleh di monopoli oleh satu dua orang saja, tapi harus melibatkan banyak orang. Semoga Allah berikan kesembuhan,” ajaknya.
Ia juga menerangkan, saat ini Pemkot Bengkulu telah memiliki Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD). ‘Ketika kita mendapatkan laporan dari semua pihak, warga kota bengkulu apapun sukunya, agamanya, dan sakit memerlukan perawatan medis, kota telah menyediakan Puskesmas dan RSHD. Ketika Puskesmas dan RSHD tidak mampu, maka kita bawa ke rumah sakit provinsi bengkulu, dan ketika rumah sakit provinsi bengkulu tidak mampu, kita cari solusi agar berobat di Rumah Sakit yang ada di Jakarta,” paparnya.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Kota Bengkulu Susilawaty menerangkan, Cherika akan diberangkatkan bersamaan dengan seorang warga Kelurahan Sidomulyo Alip Bakat (66) yang beberapa waktu lalu dijenguk Walikota Helmi Hasan.
“Cherika akan diberangkatkan bersamaan dengan pasien Alip Bakat yang mengidap gagal ginjal. Pasien Alip Bakat akan dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo,” kata Susilawaty

Sumber MC Kota Bengkulu

Minggu, 30 Desember 2018

Aisya Berhasil Pecahkan Rekor MURI, Drummer Anak Perempuan

Bengkulu – Aksi gemilang anak perempuan Aisya Soraya Zahira ditutup sempurna. Drummer anak perempuan itu berhasil memecahkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) bermain Drum Terlama selama 10 jam 6 menit 15 detik di Graha Pena RB, Minggu (30/12).

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyampaikan apresiasi dan sangat kagum dengan Aisya. Sebab, selain memiliki kemampuan seni yang bagus Aisya juga memiliki stamina yang prima.
Rohidin berharap prestasi seperti ini tidak hanya sebagai rekor melainkan Aisya muncul sebagai sosok baru bahkan bisa melegenda.
“Terus semangat berlatih Ananda Aisya dan jangan lupa belajar dan berprestasi disekolah,” kata Rohidin Mersyah.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi meyampaikan ia memantau perkembangan Aisya melalui media sosial. Dia pun kaget Aisya ternyata memiliki darah seni yang tinggi.
“Aisya telah mengharumkan nama Kota Bengkulu dan telah mengenalkan Bengkulu ke dunia internasional, sebagai wujud perhatian, Pemerintah Kota Bengkulu memberikan 1 unit laptop untuk Aisya,” pungkas Dedy Wahyudi.
Diakhir Performance nya, Aisya berkesempatan Featuring bersama Gubernur Provinsi Bengkulu Rohidin Mersyah menyanyikan Lagu Daerah Bengkulu Selatan Sekundang Setungguan dan Kolam Susu KoesPlus.
Tak hanya itu, Dedy Wahyudi juga ikut menyumbangkan suara emasnya. Diiringi Aisya, ia menyanyikan lagu ‘Rumah Kita’.
Sebelumnya, Ibu Aisya, Endang Titin mengatakan putrinya sempat belajar beberapa alat musik. Dan akhirnya, sejak satu tahun lalu, mendalami ilmu bermain drum.
Dilatih oleh Mas Ben, Aisyah yang baru berusia 10 tahun itu ternyata sangat antusias belajar drum. “10 jam 6 menit 15 detik itu adalah usia Aisya yang baru 10 tahun 6 bulan 15 hari,” ungkapnya.
Untuk diketahui, rekor sementara bermain drum terlama pernah dipecahkan oleh drumer cilik pria. Namun, ia hanya bermain selama tiga jam. Artinya Aisya telah mencatatkan nama pemain drum cilik terlama.
(MC Kota Bengkulu)

Sabtu, 29 Desember 2018

Aleksis’X di Segel Pemkot Bengkulu

Bengkulu, InfoPublik – Keseriusan Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu untuk menciptakan kota yang religius tidak main – main. Sabtu (29/12/2018) dinihari, Pemkot bersama Polres dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) menyegel tempat hiburan Aleksis’X yang berada di Jalan Adam Malik. Tempat hiburan ini terbukti kuat tidak hanya menyediakan fasilitas karaoke, tetapi juga terdapat aktivitas yang melanggar norma agama.

“Pemkot Bengkulu tidak melarang warganya untuk berusaha. Khusus untuk ini, Pak Kapolda langsung yang minta segel,” kata Wakil Walikota Dedy Wahyudi saat penyegelan di Aleksis’X.

Dijelaskannya, dalam perizinan ada pasal, tempat hiburan tidak boleh melanggar norma agama, norma adat dan budaya. “Kondisi di sini sangat memprihatinkan, karena itu kita segel. Jika masih ada aktivitas yang melanggar norma agama, adat dan budaya, maka kita cabut izinnya,” tegas Dedy.


Sementara itu, Ketua MUI Kota Bengkulu Zul Effendi mengatakan langkah ini adalah komitmen bersama untuk memberantas maksiat di Kota Bengkulu. “Komitmen ini perlu didukung. Kami juga mengimbau agar pengusaha tempat hiburan malam dapat menghentikan kegiatan – kegiatan yang negatif,” ujarnya.

Dalam penyegelan di Aleksis’X ini turut mendampingi Wawali, Kapolres, Sekretaris Daerah, Kadis Kominfosan, Kasatpol PP, Camat dan Lurah setempat, tokoh adat, tokoh agama, dan RT setempat.

Selain di Aleksis’X, rombongan juga melakukan razia ke tempat hiburan Star Karaoke Jalan Citandui Lingkar Barat, dan Rainbow di Pantai Panjang. (rilis/Media Center Kominfo Kota Bengkulu)

Kamis, 27 Desember 2018

Bobe, Dukung ! Imbauan Walikota Tentang Pergantian Tahun Baru Masehi Direspon Masyarakat dan Perkantoran


Bengkulu, InfoPublik – Imbauan Walikota Bengkulu Helmi Hasan Nomor : 456/297/B.III/2018 Tentang Pergantian Tahun Baru Masehi Di Kota Bengkulu agar diisi dengan aktivitas memakmurkan rumah ibadah direspon oleh kalangan masyarakat.  Mayoritas masjid di Kota Bengkulu akan menggelar zikir bersama. Salah satunya Masjid Baiturrahim Kelurahan Bajak yang akan menggelar zikir dan itikaf Risma.
Selain zikir dan itikaf, acara yang akan diselenggarakan 31 Desember mendatang itu juga akan diisi dengan ceramah, doa, taqlim, tadarus Qur’an, mudharah dan berkhitmat dengan menghadirkan Ustaz Hasbiyallah dan didukung juga dengan Ustaz Padli Muhammad, Ustaz Yul Kamera, Ustaz Agus Dalianto, Ustaz Said Kamiyabi, dan Ustaz Anton.
Selain direspon oleh masjid-masjid di Kota Bengkulu, perkantoran di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu juga telah merespon imbauan tersebut. Seperti PDAM Tirta Dharma yang akan melakukan kegiatan positif pada akhir tahun.
Direktur PDAM Sjobirin Hasan mengatakan bahwa pihaknya pada tanggal 31 Desember 2018 akan menggelar zikir dan doa bersama di Aula PDAM Kota Bengkulu.
“Selain zikir dan doa, kami juga akan menggelar salat magrib berjamaah, salat taubat, salat tasbih, sekaligus ramah tamah,” ujar Sjobirin Hasan.
Apa yang dilakukan ini, sambungnya, merupakan bentuk dukungan PDAM Kota Bengkulu terhadap imbauan Walikota. “Kami konsisten untuk mengisi pergantian tahun baru Masehi dengan hal-hal yang positif,” kata Sjobirin. (rilis/Media Center Kominfo Kota Bengkulu)

Menunggu, Bank Bengkulu jadi Syariah


Bengkulu, InfoPublik – Usulan Walikota Bengkulu, H Helmi Hasan, SE agar Bank Bengkulu menjadi syariah sebentar lagi akan terwujud. Ini setelah ada kesepakatan para pemegang saham Bank Bengkulu yang menyetujui Bank Bengkulu berganti baju dari sistem konvesional menjadi bank Syariah.
“Pemerintah kota memang jauh-jauh hari telah mengusulkan agar Bank Bengkulu menjadi syariah. Alhamdulillah usulan ini disetujui para pemegang saham (gubernur, bupati/walikota). Saya dapat kabar dari walikota yang baru saja menghadiri acara gathering pemegang saham Bank Bengkulu di hotel Aston,” ujar Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, SE, MM.
Seperti diketahui, tanggal 16 Oktober yang lalu, Walikota dan Wawali mendatangi Kantor Pusat Bank Bengkulu. Saat itu, Walikota meminta agar Direksi Bank Bengkulu mengkaji dan mengusulkan Bank Bengkulu berganti dari pola konvensional ke syariah. Sebab, sudah ada beberapa BPD yang telah berganti menjadi syariah. Seperti Bank Aceh, Bank NTB dan BPD Sumbar.
Atas usulan ini Gubernur Rohidin Mersyah yang diwawancarai media beberapa waktu lalu ikut menyetujui usulan Pemkot. Begitu pun bupati daerah lain juga menyetujui usulan menjadi syariah. Pada saat rapat pemegang saham sempat terjadi pembahasan yang cukup alot. Beberapa pemegang saham mengusulkan agar menunggu Bank Bengkulu menjadi BUKU (Bank Umum Kelompok Usaha) 2. Bank BUKU 2 mensyaratkan modal inti Rp 1 – 5 Triliun. Sementara Bank Bengkulu masih BUKU 1 (modal kurang 1 triliun).
“Kami dari pemerintah kota keberatan kalau harus menunggu Bank Bengkulu BUKU 2. Karena akan butuh waktu bertahun-tahun untuk mencapai modal inti Rp 1 Triliun. Pak Wali tetap ngotot agar Bank Bengkulu jadi syariah. Dan tidak ada syarat untuk menjadi syariah harus BUKU 2. Setelah sempat alot, Alhamdulillah semua pemegang saham akhirnya setuju,” ungkap Dedy.
Pada saat itu, Walikota Bengkulu, Helmi Hasan bahkan sempat mengancam akan menarik diri sebagai pemegang saham dan akan memindahkan kas Pemda Kota jika Bank Bengkulu tidak berganti Bank Syariah.
Perubahan Bank Bengkulu jadi syariah ini mendapat respon positif dari masyarakat.

Termasuk karyawan Bank Bengkulu. Bahkan sejumlah karyawan/ti Bank Bengkulu ada yang mengundurkan diri karena bertentangan dengan keyakinannya bekerja di bank konvensional. Dengan pergantian sistem syariah ini diyakini akan membuat karyawan lebih tenang bekerja dan masyarakat juga akan merasa nyaman dalam menabung atau bertransaksi. (rilis Media Center Kota Bengkulu)

Senin, 24 Desember 2018

Berikut daftar juara Bengkulu Triathlon 2018


Blogger Bengkulu - Para atlet dari lima negara unjuk kemampuannya dalam Bengkulu Triathlon 2018. Event yang digelar di Pantai Cemara Kota Bengkulu, Sabtu, 22 Desember 2018 ini, menyuguhkan tantangan khas yang jarang dimiliki daerah lain.



Atlet asal Rusia atas nama Ivan Vlasenko, berhasil berhasil raih juara 1 kelas Standart Distance dengan catatan waktu 02:14:22. Selain itu, perempuan asal Surabaya Jawa Timur Nethavani Oktavia, juga berhsil sabet Juara 1 pada Kelas Women Standart Distance dengan catatan waktu 02:27:25.

“Bengkulu Triathlon sangat menantang, ombaknya lumayan besar, termasuk lintasannya lumayan banyak tikungan. Pokoknya seru banget,” ujar atlet asal Jawa Timur Nethavani Octaria, yang juga berhasil meraih Juara I kategori Standard Distance Female.



“Saya sangat berkesan, kami disambut dengan baik oleh penyelenggara, dan segala kebutuhan kami difasilitasi dengan baik,” tambah Nethavani Octaria usai menerima medali.

Selain menyuguhkan tantangan yang menarik, Bengkulu Triathlon 2018 juga menyuguhkan lintasan yang melewati destinasi wisata dan beberapa bangunan bersejarah Provinsi Bengkulu, seperti Benteng Marlborough, Tugu Thomas Parr, Masjid Jamik, Rumah Pengasingan Bung Karno, dan Rumah Ibu Negara Pertama RI, Fatmawati Sukarno.

Event berskala internasional ini, diikuti oleh atlet dari 12 provinsi di Indonesia dan beberapa atlet dari Amerika, Rusia, Al-Jazair, Inggris dan Portugal.


Gubernur Bengkulu Rohidn Mersyah menegaskan, event ini sebagai ajang promosi dan memperkenalkan potensi Bengkulu pada dunia Internasional. “Terima kasih pada semua pihak yang telah bekerja keras mensukseskan event ini. Bagi seluruh peserta Bengkulu Triathlon, semoga bisa meraih prestasi yang membanggakan,” tambahnya. Gubernur Bengkulu berharap, pelaksanaan Bengkulu Triathlon tahun depan lebih maksimal.

Senada dengan Gubernur Rohidin Mersyah, Danlanal Bengkulu, Letkol Laut (P) M Andri Wahyu Sudrajat yang juga ketua panitia penyelenggara berharap dukungan dari berbagai pihak, khususnya masyarakat Bengkulu, agar penyelenggaraan event bergengsi ini terjaga dan berjalan maksimal.

“Alhamdulilah dari renang, sepeda dan lari semua berjalan lancar tidak ada kendala, sampai saat ini, semua berjalan maksimal. Evaluasi pelaksanaan triathlon berikutnya, infrastruktur kita lebih dipersiapkan khususnya yang menjadi lintasan para atlet. Kami berharap dukungan dari masyarakat Bengkulu agar ikut serta menjaga dan mendukung pelaksanaan Triatlon tahun mendatang,” ujar Danlanal Bengkulu.



Menurut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Bengkulu Meri Sasdi, event ini akan terus menjadi event tahunan, “sesuai arahan pak gubernur, kita terus laksanakan event ini dan kerjasama dengan berbagai pihak. Ini pelaksanaan tahun kedua, berikutnya kita akan laksanakan lebih baik lagi,” tegas Meri Sasdi.

Bengkulu Triathlon menampilkan tiga kategori lomba, yaitu kategori standar, estapet dan sprint. Untuk kategori standar, peserta berenang sejauh 1,5 kilometer, bersepeda 40 kilometer, dan lari 10 kilometer. Untuk kategori estapet peserta berenang sejauh 1,5 kilometer, bersepeda 40 kilometer, dan lari 10 kilometer. Sedangkan untuk kategori sprint, peserta berenang sejauh 750 meter, bersepeda 20 kilometer, dan lari sejauh lima kilometer. 

Berikut daftar juara Bengkulu Triathlon 2018:

Kategori Standard Distance Female
1. Nethavani Octaria/Jatim (Kelas Women Standart Distance dengan catatan waktu 02:27:25)
2. Rosanna Billie/Amerika Serikat (Kelas Women Standard Distance dengan catatan waktu 02:27:35)
3. Inge Prasetyo/Jakarta (Kelas Women Standard Distance dengan catatan waktu 02:30:59)

Kategori Standard Distance Male
1. Ivan Vlasenko/Rusia (Kelas Standart Distance dengan catatan waktu 02:14:22)
2. Dedi Pristyoko/Prajurit Kopaska Kelas Standart Distance dengan catatan waktu 02:14:45)
3. M. Taufik/Bandung (Kelas Standart Distance dengan catatan waktu 02:15:42)

Standar Distance Relay
1.FTI/Sumsel (Kelas Standar Distance Relay dengan catatan waktu 02:07:02)
2. Taifib/Jakarta (Kelas Standar Distance Relay dengan catatan waktu 02:18:51)
3 Mandiri Triathlon (Kelas Standar Distance Relay dengan catatan waktu 02:29:41)

Sprint Distance Female
1. Varra Dinda/Jabar (Kelas Sprint Distance dengan catatan waktu 01:15:28)
2. Sarah Virginia Costeira/Portugal (Kelas Women Sprint Distance dengan catatan waktu 01:26:58)
3. Eka Oktaviani/Sumatera Selatan (Kelas Women Sprint Distance dengan catatan waktu 01:29:44)

Sprint Distance Male
1. Jauhari Johan/Sumsel (Kelas Sprint Distance Male dengan catatan waktu 01:05:53)
2. Abdoullah Mitiche/Aljazair (Kelas Sprint Distance Male dengan catatan waktu 01:09:28)
3 Fauzi Fannyla/Padang (Kelas Sprint Distance Male dengan catatan waktu 01:09:38)

(Media Center, Humas Pemprov Bengkulu)

Bengkulu City Run 2018




Bengkulu-Sebagai salah satu event promosi wisata Bumi Rafflesia, Bengkulu City Run 2018 kembali menarik perhatian para atlet lari dari seluruh penjuru nusantara. Mengangkat tema kebudayaan dan wisata daerah, Bengkulu City Run 2018 “Let’s Get Closer to The Culture”, diharapkan bisa semakin mengenalkan Bengkulu ke tingkat nasional bahkan internasional.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan, sebagai event olahraga akhir tahun yang melibatkan seluruh atlet lari ini, tentu menjadi promosi strategis bagi Bengkulu khususnya promosi wisatanya. Sepulangnya dari event ini, sekiranya atlet dari luar Bengkulu bisa berpartisipasi aktif mengenalkan Bengkulu.



“Tentunya kita harapkan kegiatan ini bisa semakin mengenalkan Bengkulu ke nasional bahkan hingga ke mata dunia. Disamping itu, Bengkulu City Run juga bisa menjadi wadah dalam menjaring atlet terbaik nasional, yang pada akhirnya bisa semakin mengangkat nama Bengkulu dan negara kita tercinta ini,” ungkap Rohidin Mersyah usai membuka secara resmi Bengkulu City Run 2018, di Sport Centre Pantai Panjang Bengkulu, Ahad, (23/12).

Hal senada disampaikan Sekda Provinsi Bengkulu Nopian Andusti. Menurutnya, dengan semakin meningkatnya partisipasi para peserta dan semakin ramainya kegiatan ini, Bengkulu  City Run dipastikan akan menjadi agenda tahunan Bengkulu dalam memeriahkan HUT Provinsi Bengkulu.

“Inikan baru yang kedua kita laksanakan, mudah-mudahan ditahun mendatang akan lebih baik lagi, diiringi dengan semakin baiknya destinasi wisata kita serta semakin dikenal lagi oleh masyarakat luar Bengkulu,” jelas Nopian Andusti.



Bengkulu City Run 2018 ini memperlombakan 4 Kategori, yakni 5K Pelajar, 5K Nasional, 10K Nasional dan 10K Master, yang masing – masing dibagi menjadi Kategori Pria dan Wanita.


Sementara itu, dari ratusan peserta yang mengikuti jalannya Bengkulu City Run 2018 ini, para pemenang yang berhasil memenangkan perlombaan berhak atas medali dan hadiah berupa uang tunai. (Rian-Media Center Humas Pemprov Bengkulu).

Minggu, 23 Desember 2018

2 Ribu Peserta Ikuti Jalan Sehat Kreasi Muslimah Syar'i

2 Ribu Peserta Ikuti Jalan Sehat Kreasi Muslimah Syar'i

Bengkulu-Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyampaikan apresiasi tinggi atas pelaksanaan Jalan Sehat Kreasi Muslimah Bersyar'i, di Sport Center Pantai Panjang Bengkulu, Ahad, (23/12).

Menurut Rohidin Mersyah, kegiatan yang diikuti 2 ribu peserta dari muslimah Se-Provinsi Bengkulu ini kedepannya harus menjadi event tahunan dan dikemas menjadi rangkaian besar, bahkan kegiatan ini nantinya bisa dilaksanakan satu minggu penuh.



“Kegiatan ini luar biasa sekali, saya sangat yakin event yang dibuat tahunan ini bisa semakin mengenalkan Bengkulu dengan segala potensinya,” ungkap Rohidin Mersyah usai membuka kegiatan ini secara resmi.

Dijelaskannya, dalam kegiatan muslimah itu, Rohidin mengusulkan namanya menjadi pekan kreatifitas muslimah bumi rafflesia. Dalam event yang dibuat satu minggu penuh itu, bisa diisi berbagai kegiatan, seperti kegiatan jalan santai, pameran muslimah, pentas seni, lomba rebana dan pameran kuliner. Bahkan bisa dibuat kegiatan olahraga muslimah.

"Tahun depan bisa dibuat kegiatan ini. Pasti akan lebih seru dan seponsor akan lebih banyak,"
tambahnya.

Jika kegiatan ini bisa dilakukan, maka Rohidin memastikan event itu bisa menjadi maskot baru untuk promosi Bengkulu ke nasional bahkan internasional. Sehingga makin banyak orang akan datang ke Bengkulu, baik itu melihat event, maupun sekedar berwisata di Provinsi Bengkulu.

"Ini yang akan kita promisikan untuk Bengkulu," ujar Rohidin.

Disamping itu, Rohidin mengucapkan selamat hari ibu kepada semua peserta yang terdiri dari para ibu-ibu ini. Menurutnya, hari ibu menjadi moment penting untuk menghargai perjuangan kaum perempuan. Mengingat peran perempuan sangat penting, baik untuk pembangunan negara maupun ketahanan keluarga.

"Perempuan memiliki peran starategis untuk kemajuan bangsa. Oleh karena itu saya kita kegiatan ini juga sangat tepat dilaksanakan dalam mengapresaisikan perjuangan kaum perempuan" tutupnya. (Rian-Morecka, Media Center Humas Pemprov Bengkulu).


Sabtu, 22 Desember 2018

Optimalisasi Peran Perempuan, PMII Provinsi Bengkulu Gelar Sekolah Kader


Bengkulu-Optimalisasi peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan  terus dilakukan, baik oleh pemerintah maupun organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan, seperti Sekolah Kader Perempuan yang dilaksanakan Korps PMII Putri (KOPRI) Provinsi Bengkulu.

Dikatakan Asisten I Setda Provinsi Bengkulu Hamka Sabri, dimasa kekinian atau millenial saat ini jelas kesetaraan gender dan peran kaum perempuan dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, menjadi isu strategis. Sehingga, keberadaan perempuan sejajar atau setidaknya berdampingan bersama kaum laki-laki juga menjadi salah satu fokus program Pemda Provinsi Bengkulu.

“Secara regulasi kita pemerintah daerah telah mengatur bahwa dalam kehidupan bernegara, peran fungi dalam politik dan sosial. Jadi yang perlu dilakukan tingkatkan kualitasnya dan proporsionalnya, sehingga perempuan bisa lebih berkontribusi lagi dalam pembangunan dan kesejahteraan bangsa,” terang Hamka Sabri saat hadir dalam Seminar nasional dan Pembukaan Sekolah Kader Kopri Pengurus Koordinator Cabang PMII Provinsi Bengkulu, di Gedung Pola Provinsi BengkuluSabtu (22/12).

Lanjut Hamka Sabri, dengan berbagai sosialisasi dan seminar nasional yang dilaksanakan ini, diharapkan peran perempuan, khususnya di Bengkulu semakin diperhitungkan namun tetap memahami dan memperhatikan kodratnya sebagai perempuan, sebagai pembimbing anak-anak dalam keluarga dan sebagai tiang negara.

“Jadi tidak ada apa-apanya negara ini tanpa perempuan karena perempuan tiang negara. Dengan sosialisasi dan seminar ini peranan perempuan baik dibidang politik, ekonomi dan sosial budaya di era millenum ini, dapat terwujud dan semakin maksimal,” pungkasnya. 


Menurut Ketua Pengurus Besar (PB) KOPRI Nova Supensi, dilaksanakan seminar nasional bertajuk “Peran Perempuan di Era Millenial” dan sekolah kader KOPRI ini, diharapkan bisa mendukung pemerintah dan masyarakat untuk kemajuan bersama.

“Bukan berarti kita melanggar kodrat kita sebagai perempuan, tetapi dalam hal ini bagaimana kita meningkatkan skill ataupun kreatifitas sebagai seorang perempuan dan memberanikan diri untuk bersaing dalam segala bidang kehidupan,” jelas Nova.

Sementara itu, seminar nasional ini menghadirkan beberapa narasumber yang berkompeten di bidangnya, seperti Ketua IWAPI Bengkulu Trisna Anggraini dan Kabag Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Bengkulu Yunita Dwi Putri. 


Sekolah kader perempuan yang digelar Korps PMII Putri Provinsi Bengkulu ini, berlansung selama tiga hari, dari tanggal 21-23 Desember 2018. Terdapat beberapa materi penting dalam sekolah ini, antara lain terkait dengan advokasi kebijakan publik, serta peran perempuan dalam ruang publik.

(Rian-Media Center Humas Pemprov Bengkulu).