Optimalisasi Peran Perempuan, PMII Provinsi Bengkulu Gelar Sekolah Kader

Advertisement

Optimalisasi Peran Perempuan, PMII Provinsi Bengkulu Gelar Sekolah Kader

Milda Ini
Sabtu, 22 Desember 2018


Bengkulu-Optimalisasi peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan  terus dilakukan, baik oleh pemerintah maupun organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan, seperti Sekolah Kader Perempuan yang dilaksanakan Korps PMII Putri (KOPRI) Provinsi Bengkulu.

Dikatakan Asisten I Setda Provinsi Bengkulu Hamka Sabri, dimasa kekinian atau millenial saat ini jelas kesetaraan gender dan peran kaum perempuan dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, menjadi isu strategis. Sehingga, keberadaan perempuan sejajar atau setidaknya berdampingan bersama kaum laki-laki juga menjadi salah satu fokus program Pemda Provinsi Bengkulu.

“Secara regulasi kita pemerintah daerah telah mengatur bahwa dalam kehidupan bernegara, peran fungi dalam politik dan sosial. Jadi yang perlu dilakukan tingkatkan kualitasnya dan proporsionalnya, sehingga perempuan bisa lebih berkontribusi lagi dalam pembangunan dan kesejahteraan bangsa,” terang Hamka Sabri saat hadir dalam Seminar nasional dan Pembukaan Sekolah Kader Kopri Pengurus Koordinator Cabang PMII Provinsi Bengkulu, di Gedung Pola Provinsi BengkuluSabtu (22/12).

Lanjut Hamka Sabri, dengan berbagai sosialisasi dan seminar nasional yang dilaksanakan ini, diharapkan peran perempuan, khususnya di Bengkulu semakin diperhitungkan namun tetap memahami dan memperhatikan kodratnya sebagai perempuan, sebagai pembimbing anak-anak dalam keluarga dan sebagai tiang negara.

“Jadi tidak ada apa-apanya negara ini tanpa perempuan karena perempuan tiang negara. Dengan sosialisasi dan seminar ini peranan perempuan baik dibidang politik, ekonomi dan sosial budaya di era millenum ini, dapat terwujud dan semakin maksimal,” pungkasnya. 


Menurut Ketua Pengurus Besar (PB) KOPRI Nova Supensi, dilaksanakan seminar nasional bertajuk “Peran Perempuan di Era Millenial” dan sekolah kader KOPRI ini, diharapkan bisa mendukung pemerintah dan masyarakat untuk kemajuan bersama.

“Bukan berarti kita melanggar kodrat kita sebagai perempuan, tetapi dalam hal ini bagaimana kita meningkatkan skill ataupun kreatifitas sebagai seorang perempuan dan memberanikan diri untuk bersaing dalam segala bidang kehidupan,” jelas Nova.

Sementara itu, seminar nasional ini menghadirkan beberapa narasumber yang berkompeten di bidangnya, seperti Ketua IWAPI Bengkulu Trisna Anggraini dan Kabag Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Bengkulu Yunita Dwi Putri. 


Sekolah kader perempuan yang digelar Korps PMII Putri Provinsi Bengkulu ini, berlansung selama tiga hari, dari tanggal 21-23 Desember 2018. Terdapat beberapa materi penting dalam sekolah ini, antara lain terkait dengan advokasi kebijakan publik, serta peran perempuan dalam ruang publik.

(Rian-Media Center Humas Pemprov Bengkulu).